Jumat, 13 Januari 2012

MATH PROGRAMS FOR INTERNATIONAL COOPERATION IN INDONESIA



Oleh Marsigit,

Meningkatkan tingkat intelektual rakyat dan memajukan kesejahteraan umum sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 selalu keprihatinan utama dari Pemerintah Indonesia. Sejak 1968/1969, pendekatan yang lebih sistematis untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia sudah mulai jelas. Gambar saat praktek pengajaran di Indonesia adalah guru umum yang luas diarahkan menjelaskan dan mempertanyakan dalam konteks pengajaran seluruh kelas diikuti oleh mahasiswa yang bekerja di atas kertas dan pensil di tempat tugas mereka.
Saat ini studi tentang matematika dan ilmu pendidikan di Indonesia memiliki indikasi bahwa prestasi anak dalam mata pelajaran matematika dan Sains adalah rendah, seperti ditunjukkan oleh hasil Ujian Nasional (EBTANAS) dari tahun ke tahun. Sedangkan di sistem pendidikannya masih banyak guru yang kebingungan di bidang pendekatan pengajaran, kurikulum, maupun bidang penilaian.
Kerjasama JICA Teknis Proyek Pengembangan Ilmu dan Pendidikan Matematika Pengajaran di Indonesia (IMSTEP) telah bekerja sejak 1 Oktober 1998. Untuk pertama-empat tahun di sana telah banyak kegiatan yang dilakukan di tiga universitas (Universitas Pendidikan Indonesia UPI-Universitas Negeri Yogyakarta-UNY dan Universitas Negeri Malang-UM). Kegiatan ini kebanyakan dilakukan untuk memperkuat pra-dan program guru in-service training.
Tujuan pendidikan matematika di Jepang adalah untuk mempelajari bagaimana untuk berpikir, titik pandang setiap hal, dan pembentukan manusia melalui pembelajaran matematika; untuk mempelajari penggunaan praktis matematika, kegunaan melalui pembelajaran matematika, dan untuk menikmati dan mengembangkan indah budaya warisan matematika melalui pembelajaran matematika (Nishitani, 2002).
Kerjasama antara lembaga pendidikan seperti mencari model alternatif dalam referensi pengalaman pendidikan Jepang bisa mendapatkan beberapa manfaat kesempatan untuk: (a) mendiskusikan dan meningkatkan pelaksanaan kurikulum meliputi pengembangan buku teks, bahan ajar, metodologi pengajaran, dan penilaian, (b) memperkaya pengalaman matematika dan ilmu pendidik, (c) meningkatkan kualitas mengajar laboratorium pembelajaran dan pengembangan, (d) memecahkan matematika dan sains belajar mengajar masalah di sekolah, (e) merekomendasikan cara-cara meningkatkan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan, dan (f) memenuhi harapan masyarakat dari apa yang disebut praktik yang baik dari matematika dan pendidikan sains.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar