Kamis, 15 September 2011

LESSON STUDY ON MATHEMATICAL THINKING: Developing Mathematical Methods in Learning the Total Area of a Right Circular Cone of the 8th Grade Students of Indonesian Junior High School

By Marsigit, Mathilda Susanti, Elly Arliani
Reviewed by Rosa Ardiyati (http://rosardiyati.blogspot.com/)
Regular Mathematics Education 2009 ( NIM. 09301241032 )

Menurut surat keputusan Sisdiknas no. 20 tahun 2003 bahwa system pendidikan di Indonesia harus  mengembangkan intelegensi dan kemampuan individual  dan kepedulian social. Menyikapi surat ini, pemerintah Indonesia mengaplikasikan kurikulum baru yaitu KTSP yang menitikberatkan pada sekolah berbasis kurikulum. Katagiri, S menyatakan bahwa inti yang paling penting bukanlah kemampuan untuk mengkoreksi dan mengerjakan tugas dengan cepat tapi lebih kepada kemampuan untuk memilih apa yang harus mereka lakukan atau berapa ongkos yang dibutuhkan dengan melakukannya.
Dalam pengajaran matematika, ada beberapa metode yang biasa digunakan. Pertama adalah metode matematika. Matematika memiliki berjuta cara untuk menyelesaikan suatu masalah. Oleh karena itu pengolahan pemikiran yang harusnya menjadi tujuan dari pengajaran matematika. Selain itu pengajaran matematika bisa menggunakan metode pertanyaan yang bisa memancing terjadinya pemikiran matematika. Ada lagi yaitu metode penyelidikan. Pengajaran yang ditujukan untuk mengetahui luas daerah dari tabung dan bola dan juga volume dari kerucut. Desain pengajaran yang dilakukan dibagi beberapa langkah, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan pengamatan.
Dari pengajaran ini, para siswa selaku peneliti mendapat petunjuk dari gambar yang mana para guru telah berjuang untuk menunjukkan metode matematika sesungguhnya dalam luas daerah tabung dan bola dan juga volume kerucut. Pengajaran ini bias dinyatakan sebagai metode matematika untuk siswa melalui aktifitas pengajaran sebagai berikut.
Pertama, pembentukan masalah dan pengertian yang dimunculkan ketika siswa mengamati, mengidentifikasi, mendefinisi model tabung, bola, dan kerucut. Kedua, membuat sebuah pandangan yang dimunculkan ketika siswa mencari luas daerah tabung, bola, dan volume kerucut, mempelajari tinggi tabung sama dengan lebar segi empat; dan keliling lingkaran sama dengan panjang segi empat, mengikuti instruksi guru untuk mengetahui prosedur bagaimana menemukan volume kerucut, dan ketika memecah model dari tabung. Ketiga, melaksanakan hasil yang dimunculkan ketika siswa mencoba mencari luas alas dari tabung, luas daerah tabung, luas daerah bola, dan saat mengumpulkan data tentang pengukuran volume kerucut dengan perbandingan dengan volume tabung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar